You're Here: Home » Jerawat » Bahan Alami Mengatasi Jerawat

Bahan Alami Mengatasi Jerawat

Bahan Alami Mengatasi JerawatRagamObat.com – Anda pernah mengalami masa-masa remaja? Tentu anda pernah mengalami atau bahkan saat ini sedang memasuki masa remaja. Di masa remaja, jerawat sudah mulai tumbuh dan hal itu biasanya diidentikkan dengan kondisi puberitas seorang remaja atau secara sederhananya seorang remaja yang sedang merasakan ketertarikan terhadap lawan jenis atau hanya sekedar memikirkannya. Hal itu menjadi sangat wajar bila seseorang sedang pada masa puberitas, namun sama sekali tidak berhubungan dengan kemunculan jerawat.

Jerawat yang timbul di wajah anda secara ilmiah dipicu oleh kondisi hormon pada tubuh dan karena kulit dalam keadaan kotor. Tak hanya itu saja, jerawat juga dapat disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi setiap harinya yang dimana kandungan nutrisi pada makanan tertentu dapat merangsang munculnya jerawat hingga dapat memperparah jerawat. Makanan-makanan yang dapat memicu jerawat antara lain makanan berlemak, jenis makanan yang terdapat kandungan susu, gula, dan juga kafein.

Selain itu, jerawat yang timbul pada kulit wajah seringkali mengganggu penampilan yang menjadikan seseorang kadang tidak percaya diri, juga tidak sedikit menganggap bahwa jerawat yang timbul hanyalah jerawat. Sebagian besar juga menanggapinya dengan santai karena mengganggap jerawat ringan dapat diatasi dengan beberapa obat jerawat alami dan bilapun parah dapat menggunakan obat jerawat khusus dari dokter. Padahal, sebenarnya ada banyak jenis jerawat yang harus diketahui dan setiap jenis jerawat mempunyai cara tersendiri menanganinya, sebab jika kurang tepat menanganinya justru jerawat yang tadinya ringan menjadi semakin parah atau yang sudah parah menjadi panjang masa penyembuhannya. Oleh karena itu, perlu diketahui beberapa jenis jerawat sebagai berikut

1. Komedo (Whitehead)

Komedo whitehead atau biasa disebut komedo tertutup merupakan komedo yang ditimbulkan oleh adanya pori-pori yang tersumbat bersama kelenjar minyak yang terus aktif, juga bakteri dan sel kulit mati. Sesuai sebutannya, komedo ini berwarna putih meski kadang juga berwarna kekuning-kuningan. Ciri-cirinya seperti benjolan putih kecil dan tidak mengalami peradangan. Komedo whitehead dapat muncul pada semua bagian tubuh

2. Komedo (Blackhead)

Komedo blackhead atau disebut sebagai komedo terbuka merupakan jenis jerawat yang sering timbul. Komedo terbuka ini disebabkan oleh pori-pori yang tersumbat kelenjar keringat dan pori-pori yang di dalamnya terdapat sel kulit mati dan bakteri. Dari bentuknya, komedo blackhead berbentuk benjolan hitam atau gelap di kulit. Saat isi benjolan dikeluarkan, akan terlihat berwarna coklat kekuningan. Komedo jenis ini juga tidak memunculkan peradangan dan paling sering timbul di bagian hidung

3. Papula atau benjolan merah merupakan jenis jerawat dengan ciri-ciri berwarna merah dan menimbulkan peradangan, namun di bagian tengahnya belum terdapat nanah. Jerawat jenis papula terbentuk akibat komedo yang semakin parah dan bila tidak diobati dengan obat jerawat akan berubah tingkatannya menjadi pustula

4. Pustula. Jenis jerawat ini terbentuk bila jerawat jenis papula tidak diobati beberapa hari lamanya. Berbanding terbalik dari papula, pustula justru mengalami peradangan hingga kemerahan dan juga bernanah

5. Nodul. Jerawat jenis nodul merupakan jerawat dengan ciri-ciri hampir mirip dengan ciri-ciri pustula. Namun pada nodul, jerawat yang timbul semakin parah dan terasa sangat sakit saat disentuh. Olehnya itu, jerawat nodul membutuhkan perawatan tersendiri dan juga tidak dianjurkan memencetnya sebab akan menimbulkan infeksi yang mengakibatkan bekas luka yang sulit dihilangkan.

6. Conglobata merupakan jenis jerawat yang banyak ditemukan pada laki-laki usia 18-30 tahun dan memerlukan perawatan ekstra. Jenis conglobata bercirikan sebuah benjolan yang meradang dan masa penyembuhannya sangat lama bahkan hingga bertahun-tahun. Jerawat jenis conglobata sering kali dijumpai di bagian wajah, punggung, lengan atas, dada dan bagian paha. Bila jerawat ini tak segera diobati, maka akan menyebabkan kulit mengalami kerusakan yang sulit dinormalkan

7. Fulminans merupakan jenis jerawat ulseratif akut atau kelanjutan dari jenis conglobata. Jerawat jenis ini dapat menyebabkan penderitanya mengalami sakit di bagian sendi. Selain itu, jerawat ini menyebabkan membengkaknya kelenjar getah bening di bagian leher, berat badan menurun drastis, serta otot menjadi kaku

Dengan mengetahui beberapa jenis jerawat diatas, maka dengan mudah diberikan penanganan obat jerawat yang tepat dan sesuai agar masa penyembuhannya relatif singkat. Penanganan terhadap jerawat anda, selain menggunakan obat jerawat dari dokter, dapat pula menggunakan obat jerawat alami yang lebih mudah didapatkan. Apa saja itu? Yang pertama adalah teh hijau, selain terdapat kafein, teh hijau dengan kadar proporsional dapat dijadikan sebagai obat jerawat. Teh hijau memiliki kandungan zat anti inflamasi (katekin) yang berfungsi membantu menekan efek radikal bebas terhadap tubuh seperti asap polusi, sinar matahari atau pun asasp rokok

Selain teh hijau, dapat juga menggunakan minyak zaitun karena lemak esensial yang dikandungnya sangat cocok dengan kulit dan menggunakan mentimun karena mengandung kadar air yang tinggi diyakini sangat berguna untuk melepaskan racun yang tersumbat di pori-pori. Olehnya itu, agar jerawat tidak menjadi parah sebaiknya gunakan obat jerawat alami sebelum menanganinya dengan obat jerawat kimia.