You're Here: Home » Asma » Mengatasi Asma pada Anak Sejak Dini

Mengatasi Asma pada Anak Sejak Dini

Mengatasi Asma pada Anak Sejak DiniRagamObat.com – Pernahkah anak anda mengalami asma secara tiba-tiba? Tak jarang para orang tua yang anaknya mengidap asma menjadi panik atau selalu khawatir bila asma pada anaknya kambuh seketika. Asma dapat terjadi pada siapa saja, dewasa atau anak-anak, laki-laki maupun perempuan. Berbeda halnya ketika dialami oleh orang dewasa, asma pada usia anak-anak diperlukan penanganan khusus. Setiap anak dengan umur yang berbeda memiliki penangan yang berbeda pula, sehingga penting bagi orang tua mengetahui kondisi secara rinci penyakit asma pada setiap anak.

Penyakit asma merupakan bagian dari penyakit alergi, dimana saat seseorang terpapar oleh sesuatu yang dapat memicu alergi maka berpotensi munculnya tanda-tanda asma seperti sesak nafas, dada tertekan, batuk, dan sebagainya. Pemicu itu juga dinamakan alergen yang biasanya berasal dari serbuk bunga, aroma tajam, asap rokok, udara dingin, bulu hewan, debu, aktivitas berlebih, dan sebagainya.

Faktor Pemicu Asma pada Anak

Pada dasarnya, penyebab utama dari asma belum dapat diketahui dengan pasti. Meskipun begitu, terdapat beberapa faktor yang diprediksi dapat meningkatkan risiko terserang asma bahkan dapat membuat asma pada anak makin parah. Faktor-faktor itu antara lain :

  • Lahir dengan memiliki berat badan yang tidak normal
  • Lahir dalam kondisi prematur
  • Terkena paparan asap rokok, terutama saat dalam kandungan maupun setelah lahir
  • Riwayat penyakit anggota keluarga yang pernah mengidap asma, gatal-gatal ataupun eksim
  • Terjadi pneumonia atau saluran pernapasan mengalami infeksi secara berulang-ulang hingga pada tingkat parah
  • Riwayat alergi melalui kulit dan riwayat alergi melalui makanan
  • Pada anak laki-laki lebih besar risiko terserang asma dibanding anak perempuan

Gejala Asma yang Terjadi pada Anak

Gejala asma sebenarnya dapat diketahui sejak usia balita dan  setiap anak di berbagai jenjang usia memiliki gejala yang bervariasi. Misalnya, batuk yang tak kunjung sembuh, rasa sesak di dada, tarikan nafas pendek serta cepat, atau terjadi bronkitis berulang kali. Sebagian besar gejala yang dirasakan oleh anak hampir setiap hari serta cukup ringan. Namun, gejala itu dapat memburuk saat terpapar oleh pemicu seperti asap rokok, polusi, atau suhu dingin. Sedangkan, sebagian anak lainnya jarang mengalami gejala namun dapat terserang gejala berat secara tiba-tiba seperti alat bantu pernapasan tidak dapat meringankan saat kesulitan bernafas atau mengempisnya perut ke bawah tulang rusuk saat sulit menarik napas.

Menangani Asma pada Anak sebelum Diberikan Obat Asma

Perlu diketahui bahwa asma tidak dapat disembuhkan, namun hanya dapat dikontrol dengan obat asma atau pengobatan tertentu. Tujuan pengobatan asma pada anak dimaksudkan supaya anak tetap hidup secara baik dan normal, mengurangi gejalanya dan mengurangi pelibatan dokter juga agar menemukan metode pengobatan lain. Para orang tua perlu mendampingi anaknya bila mengidap asma dengan beberapa hal yaitu:

  • Mengenali serta mencatat semua gejala yang dirasakan dan apa saja dampak buruknya terhadap aktivitas si anak
  • Mengetahui intensitas kambuhnya asma si anak
  • Mendeteksi pemicu saat mengalami gejala buruk dari asma
  • Mampu cepat tanggap bila menemukan si anak terserang asma
  • Memahami semua jenis obat asma dan cara kerja masing-masing obat
  • Memastikan kesuksesan pengobatan asma dalam mengatasi gejalanya
  • Berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan jenis pengobatan yang cocok
  • Ketahui efek samping dari masing-masing obat asma maupun dosisnya
  • Mengetahui kapan saatnya dirujuk ke rumah sakit atau kondisi darurat