You're Here: Home » Keputihan » Obat Keputihan, Penyebab, Gejala, dan Pantangannya

Obat Keputihan, Penyebab, Gejala, dan Pantangannya

Obat KeputihanRagamObat.com – Keputihan adalah masalah kebanyakan wanita, di Indonesia kurang lebih 75% wanita dilaporkan pernah mengalami keputihan. Keputihan sebenarnya merupakan hal yang biasa saja bagi wanita, namun menjadi luar biasa apabila sudah mengakibatkan gangguan terhadap organ reproduksi mereka.

Pada keadaan normal, organ reproduksi wanita memproduksi cairan berwarna bening, tidak berbau, dan dalam jumlah yang tidak berlebihan. Cairan vagina ini berfungsi sebagai pelindung dinding vagina dari gesekan saat berjalan.

Nah, ternyata cairan vagina tidak hanya menjadi pelindung bagi wanita, namun bisa jadi berbahaya apabila cairan yang keluar dari vagina tidak normal, seperti berwarna, berbau dan dalam jumlah yang berlebihan. Ketidaknormalan cairan ini biasanya disebabkan oleh kuman, jamur, infeksi campuran, dan bakteri. Kondisi abnormal pada cairan vagina ini dikenal dengan istilah keputihan.

Penelitian oleh WHO (2006) menyebutkan bahwa masalah kesehatan reproduksi wanita yang buruk mencapai 33% dari jumlah total beban penyakit di seluruh dunia, masalah kesehatan reproduksi wanita yang cukup tinggi adalah masalah keputihan. Departemen Kesehatan RI juga mengungkapkan bahwa keputihan adalah gejala yang sangat sering dialami oleh wanita tetapi seringkali tidak dianggap serius, padahal keputihan bisa menjadi indikasi terjadinya penyakit pada wanita atau remaja.

Penyebab Keputihan

Sama halnya dengan penyakit dan masalah kesehatan lain, keputihan disebabkan karena pola hidup yang kurang bersih dan sehat. Kita mengenal penyebab keputihan dibagi menjadi dua macam,yakni karena faktor dari dalam tubuh meliputi adanya kelainan vagina, faktor imunitas, gangguan hormon, dan penyakit organ kandungan. Sedangkan faktor dari luar tubuh terdiri dari dua golongan besar yakni karena faktor infeksi meliputi infeksi bakteri, jamur, parasit, dan virus. Untuk golongan lain yakni faktor non infeksi meliputi kebiasaan cebok, kelembaban vagina, adanya benda asing, dan kondisi tubuh yang stres.

Gejala Keputihan

Penyebab KeputihanPada umumnya keputihan merupakan masalah yang sering diangap normal bagi kebanyakan wanita, namun perlu diketahui bahwa ada beberapa gejala yang mengindikasi bahwa keputihan telah berada pada fase berbahaya, gejala atau tanda-tanda keputihan berbahaya adalah cairan yang keluar dari vagina sudah berwarna putih pekat, putih kehijauan, putih kekuningan atau putih kelabu, dimana cairan ini biasanya kental atau encer, lengket bahkan kadang-kadang berbusa. Selain dari segi cairan vagina, gejala keputihan berbahaya juga memunculkan rasa gatal , bau busuk, amis, dan anyis di sekitar daerah vagina.

Pantangan Keputihan

Faktor higyene adalah salah satu faktor yang perlu dijaga untuk mencegah keputihan, sebagai seorang wanita kita perlu menjaga kebersihan daerah vagina dengan cara menghindari penggunaan celana dalam yang sulit menyerap keringat, menghindari kebiasaan memakai pembalut wanita pada saat tidak haid, dan mengurangi penggunaan pembersih vagina secara berlebihan karena dapat membunuh bakteri baik pada vagina. Selain itu, penjagaan yang dilakukan untuk tubuh, kita perlu menjaga asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh sehingga mengurangi risiko keputihan, makanan-makanan yang harus dihindari adalah makanan yang mengandung gula berlebihan, makanan yang mengandung ragi, dan buah yang dapat memicu keputihan berlebihan seperti nanas, bengkoang, dan mentimun.

Obat Keputihan

Kebersihan organ reproduksi wanita sangat perlu dijaga, kebanyakan orang menganggap bahwa keputihan adalah hal biasa saja. Pada kenyataannya keputihan merupakan cikal bakal dari penyakit reproduksi yang terjadi pada wanita. Ada banyak cara efektif yang dilakukan dalam pengobatan dan pencegahan keputihan, mulai dari pola hidup bersih dan sehat sampai pemanfaatan obat-obat herbal.

Obat keputihan yang ampuh dan aman bagi wanita adalah penggunaan bahan tradisional. Bahan tradisional dari golongan daun yang dapat menyembuhkan keputihan adalah daun sambiloto, daun sirih, dan daun jarak pagar. Selain itu golongan umbi-umbian juga terbukti berkhasiat mengobati keputihan seperti bawang putih dan kunyit.

Obat keputihan lainnya juga bisa berasal dari makanan yang mengandung probiotik, diantaranya yoghurt dan susu. Selain itu, banyak cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengobati dan mencegah keputihan, di antaranya menjaga hygiene perorangan terutama di area organ reproduksi dan mengontrol berat badan agar tetap normal karena obesitas dapat menyebabkan infeksi.

Obat keputihan di atas hanya merupakan beberapa referensi untuk mengobati dan mengatasi keputihan, namun jika keputihan sudah sangat berbahaya dan mengakibatkan gejala yang mengganggu kesehatan kita, ada baiknya kita langsung memeriksakan diri dan berkonsultasi ke dokter spesialis. Semoga bermanfaat 🙂