You're Here: Home » Maag » Obat Maag, Penyebab, Gejala, dan Pantangan

Obat Maag, Penyebab, Gejala, dan Pantangan

Obat Maag, Penyebab, Gejala, dan PantanganRagamObat.com – Tuntutan karir, profesi, atau kerja yang semakin meningkat, juga bertambahnya populasi penduduk, serta bermunculnya beraneka ragam produk (makanan, minuman, dan sebagainya) mengindikasikan sebuah perubahan zaman. Pada aktivitas yang padat itu, sebagian besar manusia lebih memprioritaskan hal yang sifatnya pemenuhan materi dibanding kesehatannya. Di berbagai kalangan misalnya mahasiswa yang terkenal “super sibuk” itu sangat jarang memperhatikan kapan ia makan, apa yang ia makan, serta di mana ia makan sehingga tidak jarang ditemukan timbul masalah kesehatan,  salah satunya adalah penyakit maag.

Maag merupakan penyakit pada alat pencernaan yang terjadi pada lambung maupun usus dan menimbulkan rasa yang tidak nyaman, mual, kembung, bahkan melilit pada perut. Adapun kondisi maag yang parah terjadi pada bagian perut sampai menembus tulang belakang. Di Indonesia sendiri, data WHO menunjukkan kejadiaan maag pada penduduk Indonesia mencapai 40,8%. Karena Indonesia merupakan negara berkembang, kebanyakan penyakit maag menyerang masyarakat usia produktif. Maka kita sebagai masyarakat usia produktif perlu waspada dan menjaga kesehatan kita.

Maag dalam istilah klinis biasanya dibagi menjadi dua jenis, yakni maag akut dan maag kronis. Maag akut merupakan kelainan akut yang penyebabnya jelas dengan tanda dan gejala yang khas. Sedangkan maag kronis merupakan maag yang penyebabnya tidak jelas, sering kali multifaktor dan berkaitan erat dengan infeksi Helicobacterpylori.

 Penyebab Maag

Maag disebabkan oleh adanya zat yang mengganggu kerja lambung, zat ini terbagi menjadi zat internal dan zat eksternal. Zat internal adalah kondisi yang memicu pengeluaran asam lambung yang berlebihan dan zat ekternal yang dapat menyebabkan iritasi dan infeksi.

Faktor lain yang dapat menyebabkan maag juga berhubungan dengan kebiasaan kita, misalnya kebiasaan minum minuman beralkohol, merokok, kebiasaan makan yang tidak teratur, makan makanan yang terlalu pedas dan asam.

Selain faktor kebiasaan, adapula faktor lain yang bisa menyebabkan maag meliputi penggunaan obat aspirin dan infeksi kuman Helicobacter pylori. Bahkan menurut penelitian ditemukan tingkat stress seseorang dapat menyebabkan maag.

 Gejala Maag

Sama halnya dengan penyakit lain, maag juga memilik gejala-gejala tertentu. Maag merupakan penyakit yang identik dengan perut, maka gejala maag paling banyak dirasakan pada bagian perut, misalnya perut terasa penuh, nyeri pada perut, dan kembung. Gejala lain maag adalah sakit pada ulu ati, mual, muntah bahkan sampai muntah darah. Selain itu dalam kondisi kronis, pada saat maag tinja penderita berwarna hitam atau bahkan seperti berdarah.

 Pantangan Maag

Penyakit maag sangat merepotkan bagi si penderita, apabila menderita maag ada banyak pantangan makanan yang tidak boleh kita konsumsi. Jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita maag adalah coklat, makanan yang digoreng, makanan pedas dan asam, daging yang berlemak tinggi, sayuran seperti sawi,kol dan buah nangka ataupun buah yang dikeringkan seperti kedondong atau manisan. Selain makanan, minuman yang menjadi pantangan penderita maag adalah minuman beralkohol, berkafein, bersoda, dan produk olahan susu yang tinggi lemak.

Selain makanan adapula pantangan yang tidak boleh menjadi kebiasaan penderita maag, yaitu jangan sekali-kali makan tidak teratur, terlambat makan, mengosongkan perut dalam jangka waktu cukup lama, dan hindari stress.

 Obat Maag

Penyakit maag adalah penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat dan menjadi masalah bagi kesehatan. Pengobatan maag juga telah menjamur di kalangan masyarakat, mulai dari tradisional sampai pengobatan modern sekalipun.

Banyak obat maag yang dianjurkan oleh dokter ahli, kebanyakan obat yang dianjurkan berasal dari bahan kimia, namun ada juga yang berasal dari bahan alami. Obat maag dari bahan alami tentunya memiliki kelebihan tersendiri yakni tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya dibandingkan dengan bahan kimia.

Obat maag yang berasal dari bahan alami dapat dengan mudah ditemukan di alam sekitar, diolah secara alami sesuai dengan kebutuhan dan jenis maag penderita. Bahan-bahan alami tersebut misalnya kunyit, lidah buaya, kemangi hutan, kencur, buah pala dan cincau.

Obat maag dari bahan alami juga ada yang berupa daun, seperti daun jambu biji dan daun salam. Adapun golongan umbi-umbian seperti temulawak dan kunyit. Semua bahan-bahan alami ini dapat dimanfaatkan sebagai obat maag dan disajikan dalam bentuk ramuan.

Penyakit maag juga merupakan penyakit sangat riskan, oleh karena itu diperlukan kontrol dan kesadaran oleh penderita untuk menjaga kesehatan terutama pola makannya, karena penyakit maag tidak bisa secara langsung disembuhkan, bahkan maag kadang datang tiba-tiba.

Informasi mengenai obat maag dari bahan alami di atas semoga dapat membantu dan memudahkan Anda saat menderita maag. Terima kasih, semoga bermanfaat.