You're Here: Home » Panu » Obat Panu, Penyebab, Pantangan, dan Pencegahan

Obat Panu, Penyebab, Pantangan, dan Pencegahan

Obat PanuRagamObat.com – Penyakit Panu dalam dunia kedoteran disebut tinea vesicolor/pityriasis versicolor yang merupakan penyakit kulit yang disebabkan Jamur (candida). Bagian tubuh yang rentan terserang penyakit panu yaitu bagian atas dada, lengan, perut, betis kaki, leher, ketiak, punggung atau bagian permukaan kulit yang kerap kali berkeringat (keluar air). Oleh karena itu, seorang yang terlalu sering berkeringat, kulit lembab, kulit berminyak atau daya tubuh lemah akan dengan mudah terkena penyakit panu.

Penyakit Panu sangat mudah dikenali meski sangat mirip dengan penyakit kulit lain, namun perlu diketahui beberapa ciri-ciri panu diantaranya berwarna agak beda dari kulit (putih, merah muda, cokelat), pertumbuhan lambat, bersisik dan terasa gatal, akan terlihat jelas perbedaannya setelah mengenai paparan sinar matahari, dan akan menyebar jika kurang memeperhatikan bagian kulit (acuh)

Penyebab Panu

Timbulnya panu pada setiap bagian kulit umumnya disebabkan oleh infeksi beberapa hal, misalnya jamur Malazessia furfun yang berkembang biak pada permukaan kulit. Menurut dr. Susie Rendra SpKK, hal demikian karena jamur penyebab panu menghasilkan zat asam azalea yang mengakibatkan warna kulit terinfeksi menjadi lebih pucat. Beberapa faktor lain yang menjadi pemicu munculnya panu adalah terpapar lingkungan seperti kelembaban udara yang begitu tinggi atau suhu udara yang panas, faktor genetic/keturunan, penggunaan obat-obat steroid.

Selain dari luar tubuh, penyakit panu juga dapat disebabkan oleh dalam tubuh itu sendiri misalnya produksi kelenjar keringat yang meningkat atau sering keluar ke permukaan kulit, kulit yang berminyak, perubahan hormon dan pengaruh daya tahan tubuh yang lemah

Gejala-gejala Panu

Gejala-gejala PanuGejala Panu dapat mengamati penderita panu di sekeliling lingkungan yaitu diawali dengan timbulnya vlek atau bercak putih, coklat atau merah yang disertai rasa gatal. Bila pada kondisi mengkhawatirkan akan menimbulkan risiko kelainan (pigmentasi kulit lain (kudis, kurap, kadas, dan sebagainya)

Pantangan

Penyakit panu tergolong penyakit yang cukup ringan namun dapat berisiko jika pada saat terasa gatal sering digaruk, maka sebagai upaya penyembuhan untuk menahan rasa gatal. Beberapa kebiasaan pemicu terjadinya kepanuan misalnya dengan menjauhi pola hidup yang tidak teratur dan kurang bersih. Pantangan terbesar dari seseorang yang sering malas adalah dengan mengubah kebiasaan malas menjadi rajin seperti pada kasus panu, seseorang perlu memulai hidup bersih, membersihkan badan, pakaian atau tempat tidur. Penyakit Panu juga dapat menular melalui benda-benda yang sering bersentuhan dengan kulit seperti handuk atau pakaian. Pantangan lain adalah memperhatikan dengan teliti kondisi cuaca yang terpapar langsung pada kulit, menghindari cuaca yang tinggi kelembaban dan atau cuaca yang sangat panas.

Obat Panu dan Pencegahan Panu secara Alami

Ada satu ungkapan sakti yang hingga kini masih terasosiasi kuat dalam pikiran. Sebuah ungkapan klasik mengatakan lebih baik mencegah dari pada mengobati merupakan ungkapan yang sangat pas dengan penyakit panu. Namun bukan berarti tidak memerlukan pengobatan karena pengobatan merupakan metode alternatif penyembuhan secara teratur.

Tindakan pencegahan agar penyakit panu tidak muncul pada kulit adalah setiap saat menjaga kebersihan kulit, mandi minimal 2 kali sehari, dan tidak menggunakan kain handuk, pakaian atau saputangan milik penderita karena akan menular. Selain itu menggunakan sabun antiseptic tiap selesai mandi dan selalu mengonsumsi vitamin C.

Obat panu umumnya berasal dari tumbuh-timbuhan baik yang telah dicampur, berbentuk salep, dan berbentuk produk herbal. Obat panu yang berasal dari tumbuh-tumbuhan cukup mudah ditemukan dan banyak tersedia seperti lengkuas, bawang putih dan tembakau. Kemudian ada pula yang berasal dari buah-buahan yaitu sering mengonsumsi buah pala, belimbing, atau mengonsumsi buah-buahan yang mengandung antioksidan. Selain itu,  obat panu juga ada yang berbentuk salep cukup dengan dioleskan langsung ke permukaan kulit yang ada panunya.

Obat panu secara medis digunakan sesuai dengan riwayat penyakit panu, karena dapat terjadi komplikasi jika terjadi kesalahan pengobatan. Maka hal penting yang diperhatikan adalah apa jenis panu tersebut sehingga dapat ditentukan obat panu mana yang cocok dengan riwayat penyakit secara terperinci.

Penyakit panu, sebagian besar manusia telah mengenal jenis penyakit ini karena sering dialami oleh semua kalangan baik kalangan muda maupun kalangan tua. Meski tergolong ringan, penyakit panu cukup merepotkan penderita karena muncul ketidaknyamanan menjalani aktifitas sehari-hari. Guru adalah pengalaman terbaik, sebuah ungkapan yang masih relevan hingga sekarang karena pengalaman dapat dijadikan pembelajaran. Sama halnya dengan penyakit panu dengan memperhatikan penyebab utama, sebagai pelajaran penderita dapat mencegahnya agar tidak terjadi lagi. Semoga manfaat