You're Here: Home » Sakit Mata » Obat Sakit Mata, Penyebab, Gejala, dan Pantangan

Obat Sakit Mata, Penyebab, Gejala, dan Pantangan

Obat Sakit Mata, Penyebab, Gejala, dan PantanganRagamObat.com – Mata merupakan bagian tubuh yang sangat dijaga oleh kaum hawa, terlebih lagi jika ia seorang model. Beberapa seniman/artis di belahan bumi lain kadang kala menggunakan jasa medis dalam hal ini operasi khusus agar terlihat modis di mata publik. Sebaliknya pun ditemukan satu kondisi lain bahwa tidak jarang juga seseorang mengalami kelainan pada matanya atau biasa disebut sakit mata karena kurang diperhatikan.

Sakit mata telah banyak dijumpai di beberapa kalangan usia, baik usia paling muda hingga usia lanjut. Banyak contoh kasus ditemukan bahwa mata yang mulai mengalami keanehan tandanya akan terjadi iritasi, pembengkakan, terasa pedih, memerah, sulit melihat dan berair. Namun dengan beberapa metode mampu bekerja menyembuhkan mata, membersihkan kuman yang hinggap di tepi mata, dan menjadikan mata normal kembali.

Sakit mata walaupun tidak tergolong penyakit berbahaya, namun pengaruhnya dapat mengganggu aktvitas sehari-hari. Sakit mata juga dapat menular ke orang lain melalui udara saat melakukan kontak antar mata (saling memandang). Sakit mata dalam beberapa kejadian, berbeda proses penyembuhannya masing-masing orang. Ada yang begitu cepat sembuh, ada yang mengalaminya dalam jangka waktu yang lama, ada yang baru sekali mengalami, bahkan kebanyakan orang-orang tertentu sering terjadi

Penyebab Sakit Mata

Sakit mata kebanyakan terjadi karena faktor lingkungan atau penjelasan medisnya adalah disebabkan adanya peradangan di lapisan penutup kelopak dan bola mata karena alergi (serbuk, bulu, angin, debu, asap) dan infeksi dari virus maupun bakteri. Sakit mata juga dapat disebabkan oleh glaukoma atau gangguan bawaan yang asal muasalnya dari orang tua dengan riwayat gangguan mata menurun pada anaknya (genetik). Penyebab lain juga ditemukan dari penggunaan lensa kontak atau terlalu lama memandang objek secara berlebihan (komputer, televisi). Selain itu, faktor yang menjadi pemicu adalah kurangnya tidur, kekurangan asupan gizi yang akibatnya melemahkan sistem kekebalan tubuh

Gejala Sakit Mata

Gejala Sakit MataGejala sakit mata dapat terasa langsung bagi penderita sakit mata. Gejala umumnya pada awalnya akan terasa pedih di bagiaan matanya dan terasa gatal, kemudian mata menjadi membengkak dan memerah. Gejala lain pada saat bangun tidur, mata akan mengalami kesulitan untuk terbuka dan pandangan menjadi kabur. Pada kasus yang berbeda, terlihat pembengkakan serius pada salah satu tepi mata dan merasakan ganjalan aneh pada bola mata, sehingga jarak padangan mata makin kabur.

Pantangan Penderita Sakit Mata

Saat terasa gatal pada bagian kulit misalnya, seseorang akan dengan respon cepat menggerakkan jarinya agar gatal segera hilang. Begitu pun pada seseorang dianjurkan untuk menghindari mengucek mata secara berulang-ulang jika terasa gatal walaupun hanya sekadar menyentuhnya. Selain itu agar tidak bertambah berisiko sebaiknya menghindari benda-benda ataupun lingkungan yang rentan terhadap bakteri, virus, serta yang terkontaminasi langsung dengan debu atau kotoran.

Obat Sakit Mata dan Cara Merawatnya Agar Tetap Sehat

Sejak zaman nenek moyang sebenarnya sudah menerapkan cara tradisional untuk menyembuhkan sakit mata. Bila merujuk pada perlakuan sederhana dapat melakukan cara yang cukup mudah seperti sering membasuh atau membersihkan wajah dengan air bersih/hangat dengan tujuan mengeluarkan kotoran-kotoran pada mata lalu dikeringkan dengan handuk yang bersih pula. Metode lain dengan meggunakan bawang putih yang digosokkan di bagian mata yang bengkak, namun metode ini dapat menyebabkan gatal yang luar biasa. Kedua pencegahan tadi hanya beberapa alternatif karena belum diketahui pasti masa penyembuhan.

Beberapa bahan tradisional juga biasanya digunakan sebagai obat mata, menjadikan obat mata banyak dijumpai karena begitu mudahnya bahan bakunya didapatkan. Dianjurkan untuk sering mengonsumsi sayur-sayuran (daun sirih) dan buahan-buahan (pisang dan jeruk) karena didalamnya terdapat vitamin yang diperlukan untuk proses penyembuhan sakit mata.  Di samping obat mata tradisional, ada pula yang menggunakan obat mata dalam bentuk cairan (obat tetes) yang lebih pada penanganan langsung (instant).

Selain mencegah dan mengobati sakit mata, pekerjaan selanjutnya agar tidak berulang adalah merawat mata agar tetap sehat. Misalnya dengan sering mengonsumsi buah pisang dan jeruk untuk melindungi mata dari sejumlah penyakit yang biasanya menyerang mata (katarak, minus) sesuai saran dari peneliti Dr Eunyoung Cho dari The Brigham and Women’s Hospital, Boston (As) setelah melakukan studi kepada 118.000 orang yang berusia 12 sampai 18 tahun.

Selama penelitian tersebut, tim studi di atas mencatat bahwa kurangnya mengonsumsi buah-buahan akan berdampak pada kurangnya sensifitas pada retina (sinar mata) yang cenderung dapat mengakibatkan kebutaan (macular degeneration) pada manula di atas usia 65 tahun. Pisang dan jeruk dianggap sebagai jenis buah yang dapat melindungi mata dari berbagai penyakit mata. Indonesia yang sumber daya alamnya melimpah, menjadikan buah pisang dan jeruk terbilang murah dan mudah ditemukan. Membiasakan diri hingga pada keluarga untuk mengonsumsi buah setiap harinya, disamping berguna bagi mata juga bermanfaat untuk diet tubuh yang baik. Terima kasih, semoga bermanfaat 🙂