You're Here: Home » Sariawan » Obat Sariawan, Penyebab, Gejala dan Cara Mencegahnya

Obat Sariawan, Penyebab, Gejala dan Cara Mencegahnya

Obat Sariawan, Penyebab, Gejala dan Cara MencegahnyaRagamObat.com – Sariawan dalam istilah medis (dunia kedokteran) dikenal dengan stomatitis aftosa yang didefenisikan sebagai inflamasi atau peradangan yang timbul pada lapisan mukosa (selaput lendiri) pada mulut, atau terdapat pada bagian bibir dalam, gusi, lidah, pipi bagian dalam, serta langit-langit mulut.

Jadi, pada dasarnya Sariawan bukanlah suatu penyakit melainkan peradangan yang timbul atau inflamasi. Inflamasi biasanya diawali dengan terjadinya iritasi pada jaringan glukosa, munculnya ruam memerah kemudian terbentuklah ultus (luka/tungkak). Luka yang timbul oleh Sariawan dapat berbentuk oval, bulat, bahkan cenderung tidak beraturan. Dilihat dari beberapa cirinya, sariawan kerap dimulai dengan peradangan di daerah rongga mulut ditandai bibir mengering hingga pecah-pecah.

Sariawan tidak hanya menimpa bagian bibir bagian dalam, namun dapat menyebar ke bagian lidah, langit-langit mulut, atau gusi. Sariawan juga ada beberapa jenisnya, diantaranya Stomatitis Afthosa yang terjadi akibat bibir tergigit atau berbenturan antara luka dan sikat gigi, oral thrush/moniliasis sariawan disebabkan oleh jamur candida albicans yang banyak dijumpai di lidah, dan stomatitis Herpetic yaitu sariawan yang disebabkan oleh virus herpes simpleks dan terdapat di bagian belakang tenggorokan

Penyebab Sariawan

Bagi seseorang yang sudah sering mengalami sariawan tentunya sudah mengetahui penyebabnya. Menurut analisa para pakar, sariawan dapat disebabkan dari dalam tubuh maupun lingkungan. Secara mendasar penyebabnya adalah karena daya tahan tubuh lemah, kondisi mulut yang kurang bersih, adanya luka pada mulut karena makanan atau minuman yang terlalu panas dan terlalu pedas, mengalami alergi atau infeksi, menyikat gigi terlalu kencang atau bulu sikat yang sudah tak layak, dan terutama karena kekurangan vitamin C serta vitamin B juga kekurang mineral.

Selain itu sariawan juga diakibatkan oleh paparan radiasi, gangguan pada sistem pencernaan, stress (psikis), atau berasal dari makanan tertentu misalnya kopi, cokelat, keju, kentang, dan kacang-kacangan. Banyak masyarakat pengguna kawat gigi atau gigi palsu tidak menyadari benda itu memiliki efek ringan yang menyebabkan timbulnya sariawan

Gejala-gejala Sariawan

Gejala SariawanBegitu pun dengan gejala-gejala yang muncul, ini dapat dirasakan sedikit bagi yang sering mengalami sariawan. Secara umum dapat disimpulkan gejala yang kerap dialami seseorang adalah luka berwarna putih yang timbul  di area bibi bagian dalam, lidah atau dinding mulut, merasakan sensasi terbakar di lidah, terasa sakit bila menelan, dan kondisi tidak nyaman di dalam mulut.

Gejala paling akut yang biasa terjadi adalah rasa sakit yang tinggi, demam tinggi, hingga menyebabkan kanker mulut. Hal ini jarang terjadi sebab yang ditemukan penderita hanya gejala-gejala ringan namun dapat berbahaya jika tidak diantisipasi sedini mungkin.

Pantangan Penderita Sariawan

Jika memahami dengan baik apa saja penyebab sariawan, maka dengan mudah seseorang menjauhi hal-hal yang rentan terhadap sariawan. Perhatian pada makanan, minuman maupun benda yang sensitif pada sariawan perlu dihindari. Misalnya dalam hal makanan, hindarilah makanan yang terlalu panas/dingin dan pedas karena dapat menyebabkan luka serta panas dalam. Di samping itu, penting menghindari minuman yang terlalu panas/dingin, minuman yang tidak mengandung vitamin C atau vitamin B. pun dengan benda-benda yang masuk ke mulut misalnya sikat gigi yang sering dipakai perlu diperhatikan kualitasnya, dan cara menggosok gigi.

Selain itu yang tidak kalah penting adalah menjauhi paparan radiasi, menjauhi hal-hal yang dapat mengakibatkan stress, sesuatu yang menyebabkan alergi, virus atau bakteri yang dapat memicu meluasnya sariawan di daerah mulut.

Obat Sariawan dan Pencegahan Sariawan

Meskipun sariawan terlihat ringan karena dianggap hanya peradangan bukan suatu penyakit, namun membutuhkan juga pencegahan atau pengobatan. Kebiasaan yang ditemukan di masyarakat adalah dengan mengandalkan sistem kekebalan tubuh, masyarakat seolah tidak peduli karena biasanya sembuh dengan sendirinya tanpa obat sariawan apapun.

Obat sariawan hanya berfungsi sebagai tindakan pencegahan bahkan penyembuh agar tidak menghambat aktivitas yang begitu padat dan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan tubuh meskipun terlihat ringan. oleh karena itu, penting memerhatikan apa yang dapat mencegah maupun mengobati sariawan.

Tindakan pencegahan maupun penyembuhan dalam hal ini peran obat sariawan dapat berasal dari bahan alami, bahan tradisional dan bentuk herbal. Metode alami yang dapat dilakukan antara lain mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C, vitamin B dan mineral. Mengonsumsi yogurt, mengonsumsi buah dan sayur (papaya, tomat, bawang putih, kunyit, daun jambu biji, pisang), berkumur menggunakan baking soda atau air garam.

Langkah lain yang dapat ditempuh adalah melalui obat sariawan generik baik yang diminum maupun dikumur seperti paracetamol, ibuprofen atau asam mefenamat sesuai dosis dan kontrakdiksinya, berkumur dengan antasida dicampurkan dengan difenhidramin (Benadryl). Pun pada kondisi tertentu misalnya angular chelitis dimana sariawan yang berada pada lipatan bibir akan membutuhkan vitamin B dan krim antibiotic dikombinasikan hydrocortisone 1% yang dioles pada permukaan luka sariawan.

Masyarakat Indonesia yang majemuk ini memiliki cara masing-masing ketika dihadapkan pada persoalan penyakit, penyakit ringan maupun berat masing-masing punya penanganan yang berbeda. Sariawan misalnya yang terlihat ringan ini dapat dengan mudah dicegah dan disembuhkan. Kekayaan alam yang melimpah cukup memudahkan penderita sariawan mengambil langkah efektif dan efisien mengobati sariawan. Informasi seputar sariawan yang telah dipaparkan sebelumnya hanya beberapa metode alami, jika sudah pada kondisi akut atau mengkhawatirkan biasanya langsung dirujuk ke dokter. Namun, hal itu jarang terjadi karena melalui informasi ini masyarakat dapat mencegah sariawan agar tidak pada kondisi akut. Terima kasih, semoga bermanfaat