You're Here: Home » Telinga » Obat Tetes Telinga, Penyebab dan Pantangan Penderita Sakit Telinga

Obat Tetes Telinga, Penyebab dan Pantangan Penderita Sakit Telinga

Obat Tetes TelingaRagamObat.com – Telinga merupakan bagian tubuh yang sangat vital karena termasuk 5 indra tubuh utama sebagai media interaksi dengan alam dan manusia. Namun, sebagian manusia tidak sedikit dianugrahi indra pendengaran sempurna ini. Ada yang terlahir dalam keadaan normal (mendengar) dan terlahir dalam kondisi kurang normal (tuli). Keadaan normal yang dimiliki seseorang tidak menjamin indranya berfungsi dengan mulus, sehingga ditemukan adanya kelainan pada telinga atau dinamakan penyakit tinitus yang terasa berdengung/denging tanpa pengaruh dari luar.

Masalah gangguan pada telinga sering dialami atau terjadi pada seseorang kapan saja. Beberapa kelainan yang terjadi biasanya seperti terjadi kebisingan, tidak dapat mendengar dengan jelas, hingga menyebabkan tuli. Penyakit pada telinga ditandai dengan keluhan awal penderita yang menjadi perhatian utama pakar kesehatan, yaitu congek (otitis media), serumen (kotoran telinga), kebisingan, ototoksik (konsumsi/penggunaan obat tertentu yang menyebabkan gangguan pendengaran), dan tuli sejak lahir.

Secara ilmiah adanya gangguan pada telinga yang menyebabkan penyakit tinitus juga dipengaruhi oleh bakteri atau infeksi yang masuk melalui hidung maupun tenggorokan. Bakteri penyakit yang terdapat di hidung dan tenggorokan dapat menyebar masuk ke area telinga tengah melalui tuba eustakhil (penghubung telinga tengah dan tenggorokan). Bakteri tersebut akan meransang telinga tengah mengeluarkan banyak cairan pelindung (glue ear), sehingga saat menumpuk membuat tuba eustakhil membengkak serta terjadinya infeksi. Infeksi dapat pula terjadi pada pembengkakan telinga luar, sehingga menghambat gelombang suara masuk ke telinga.

Penyebab sakit telinga

Tentu penyebab segala penyakit adalah bakteri, virus ataupun kuman. Sama halnya dengan sakit telinga lebih disebabkan oleh infeksi yang berasal dari lingkungan misalnya polusi udara, suara melengking atau suara yang berfrekuensi tinggi. Pada riset terhadap manusia ditemukan suara nyaring yang melebihi 80 desibel menyebabkan kerusakan permanen pada organ pendengaran bila didengar terlalu lama.

Penyebab lain dapat juga berasal dari organ tubuh lain yang mengalami peradangan diantaranya bisul atau folikel rambut yang terinfeksi pada lubang telinga, lubang telinga teriritasi oleh benda yang masuk ke telinga (tajam, keras), sumbatan pada lubang telinga akibat kotoran menumpuk, infeksi tenggorokan (tonsillitis) atau pilek yang berpengaruhi pada telinga, eksim yang terjadi pada kulit lubang telinga (dermatitis seboroik) dan trigeminal neuralgia atau nyeri saraf wajah.

Gejala-gejala sakit telinga

Gejala penyakit telinga akan tampak dari penderita dan sering ditemukan pada masyarakat. Secara garis besar, telinga akan mengeluarkan cairan agak putih seperti nanah berbau, daya dengar telinga berkurang, dan tentu menimbulkan sakit pada gendang telinga. Setelah itu akan diikuti dengan demam tinggi disertai diare, selera makan menurun atau hilang (karena sulitnya mengunyah dan menelan makanan) karena terasa sakit, gendang telinga menjadi rusak (robek) akibat tekanan cairan, dan peradangan umum yang biasa terjadi misalnya demam, muntah, dan sakit kepala.

Pantangan Penderita Sakit Telinga

Penderita sakit telinga pada dasarnya erat hubungannya dengan pola hidup dan juga pola makan  yang kurang tepat. Makananan misalnya, agar lebih baik dan aman, penderita harus menghindari makanan yang berkalsium tinggi (kangkung, bayam, daun kemangi dan singkong) makanan yang mengandung lemak lebih, makanan yang mengandung garam tinggi, dan minuman berkafein (kopi). Sebaliknya banyak konsumsi makanan yang mengandung kalium tinggi, banyak meminum air putih.

Di samping kontrol terhadap makanan dan minuman, penderita juga penting memerhatikan kondisi fisik. Memulai dengan membiasakan diri dengan istirahat cukup dan olahraga ringan secara rutin (jogging, mengayun tangan). Bila dalam keadaan hidung tersumbat sebaiknya tidak berenang dan pantang naik pesawat sebab udara yang masuk ke dalam telinga, tidak dapat keluar karena adanya tekanan tinggi berisiko gendang telingan pecah.

Pengobatan Sakit Telinga dengan Obat Tetes Telinga yang Aman dan Alami

Pengobatan kepada telinga yang terganggu dapat diatasi dengan beberapa metode seperti penggunaan obat tetes telinga yang sifatnya mengurangi rasa sakit, mengurangi gejala, mengatasi radang telinga, ini dapat ditemukan produknya misalnya otolin atau otopain. Otolin atau otopain merupakan obat tetes telinga yang praktis karena cukup dengan cara meneteskan pada daerah telinga yang sakit.

Obat tetes telinga yang banyak beredar di pasaran atau berbagai macam jenis obat tetes telinga tidak lantas semuanya merupakan anjuran dokter ahli bidang THT (telinga, hidung, tenggorokan). Obat tetes telinga yang dimaksudkan dokter adalah obat tetes telinga yang aman dan tidak menimbulkan efek bahaya di dalam telinga. Meskipun beberapa pemerhati kesehatan telinga mengkhawatirkan efek dari obat tetes telinga praktis yang telah dijual di pasaran

Menghindari sesuatu yang menimbulkan efek samping (bahaya risiko lain) adalah keinginan semua penderita walaupun tidak sedikit juga yang memilih obat tetes telinga praktis. Sesuatu yang alami dan prose salami merupakan alternative pilihan untuk lebih aman walaupun dikerjakan secara rumit. Pencegahan maupun pengobatan penyakit telinga dengan cara alami disesuaikan dengan penyebabnya.

Bila disebabkan oleh flu, obat tetes telinga dapat dibuat berbahan utama kencur, diseduh dengar air panas, dicampur perasan jeruk nipis dan gula lalu diminum selama 2 kali dalam sehari. Bila karena infeksi tertentu, penderita dapat meminum jus bawang bombai dan jus mangga. Lain halnya jika masuknya air ke dalam telinga maka cara sederhana adalah dengan memberikan sedikit air ke telinga dalam posisi kepala miring (salah satu telinga berada di atas) dan dalam beberapa detik mengeluarkan kembali air yang dimasukkan sebelumnya. Terima kasih, semoga bermanfaat