You're Here: Home » Bisul » Tak Hanya Segarkan Tubuh, Mandi Dapat Cegah Bisul

Tak Hanya Segarkan Tubuh, Mandi Dapat Cegah Bisul

Tak Hanya Segarkan Tubuh, Mandi Dapat Cegah BisulRagamObat.com – Manusia tak lepas dari aktifitas mandi yang menjadi keperluan tiap hari. Apa jadinya bila tidak mandi dalam sehari atau beberapa hari? Tentu selain mengundang penyakit juga akan menimbulkan bau tidak sedap di sekelilingnya, dan akhirnya kurang percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain. Mandi merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk membersihkan tubuh sebelum berangkat ke tempat kerja atau sebelum tidur, selain itu juga untuk membuat badan terasa segar. Namun, siapa yang tak mengira, mandi ternyata mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, terutama sebagai media untuk menyembuhkan beberapa penyakit kulit. Salah satunya adalah bisul.

Bisul tentu hampir semua orang pernah mengalaminya atau pernah mendengarnya. Meskipun penyakit bisul ini dianggap hanya berupa foliker kecil pada kulit, tetapi rasa nyeri yang dihasilkan membuat penderita merasa kesakitan yang tak tertahankan. Bisul dalam Bahasa latin disebut abscessus merupakan kumpulan nanah yang telah terakumulasi (menumpuk) di rongga atau pada jaringan setelah terinfeksi oleh bakteri atau parasit. Bisul dapat pula disebabkan oleh benda asing seperti luka tembakan atau hasil tikaman.

Bisul muncul sebagai reaksi pertahanan dari jaringan untuk menghindari menyebarnya benda-benda luar dalam tubuh. Bila benda luar atau organisme membunuh sel sekitarnya, akan mengakibatkan timbulnya toksin. Toksin inilah yang menyebabkan radang aliran sel darah putih yang mengarah ke sel sekitarnya, sehingga terjadi peningkatan aliran darah di daerah sel-sel.

Bagaimana proses terjadinya bisul? Hal ini dapat dijelaskan dengan penjelasan sederhana. Sederhananya, bakteri yang masuk ke tubuh manusia tentu akan melalui jaringan kulit. Setelah bakteri masuk, bakteri tersebut akan mengeluarkan racun atau toksin yang mampu membunuh sel-sel di sekelilingnya. Di samping itu, tubuh dengan cepat akan merespon itu dengan membentuk pertahanan serta mengirim sel darah putih guna menghapus racun tersebut. Lalu, dengan sendirinya sel kulit manusia akan menghambat tersebarnya toksin dengan cara membentuk jaringan atau membentuk dinding bisul. Sehingga, berakibat pada toksin yang mengumpul pada satu titik. Toksin yang telah mengumpul di satu titik akan membentuk benjolan yang berisi nanah.

Bisul disebabkan oleh infeksi kulit oleh bakteri stafilokokus atau juga dapat disebabkan oleh jamur serta bakteri-bakteri lainnya. Penyakit bisul biasanya banyak muncul pada bagian wajah, leher, telinga, jari-jari tangan, atau hidung yang kadang terasa sangat mengganggu dan menyakitkan. Tanda-tanda bisul dapat dilihat dari muncul benjolan keras kemerahan berisi nanah, hingga tengahnya berwarna kuning atau putih membentuk pastula.

Selain itu, beberapa penyebab lain selain bakteri adalah luka yang ada pada kulit hingga semakin melebar akan menjadi peluang bakteri masuk, di samping itu juga karena adanya darah kotor yang asal muasalnya dari konsumsi makanan dan minuman. Kemudian faktor lain seperti kebersihan dan alergi dapat menjadi penyebab bisul karena setiap harinya manusia selalu bersentuhan kuman dan bakteri termasuk kotoran-kotoran yang menempel pada permukaan kulit.

Mencegah Bisul dengan Terapi Mandi 

Lingkungan yang kurang bersih dan sehat menjadi faktor utama terbentuknya Tak Hanya Segarkan Tubuh, Mandi Dapat Cegah Bisulbisul, namun hal ini dapat juga dicegah dengan beberapa metode, salah satunya adalah dengan mandi secara teratur. Metode ini hanyalah metode alternatif yang dapat ditempuh selain menggunakan obat bisul dalam bentuk salep maupun kapsul (obat)

Menurut penelitian terkini, mandi tidak hanya baik untuk membersihkan tubuh dari kotoran dan menjauhkan stress, tapi mandi memiliki peranan untuk meningkatkan sistem kekebalan, membantu kulit menghindari penyakit seperti bisul, juga mengenai masalah medis yang serius. Pada penelitian yang lain di Jepang, menemukan suatu fakta bahwa bila berendam diri di dalam air hangat selama 10 menit dapat memperbaiki kesehatan jantung, baik pada lelaki maupun perempuan. Juga dapat membantu menjalani tes olahraga menjadi lebih baik serta mengurangi rasa sakit utamanya rasa sakit nyeri pada bisul.

Apa sebenarnya manfaat mandi dan berapa lama sebaiknya mandi? Bila memilih menggunakan terapi mandi, tidak perlu lagi meminum obat bisul yang banyak tersedia di toko atau apotik terdekat, karena dengan menjalani terapi mandi teratur yang sedikit membutuhkan waktu lama. Beberapa langkah ini dapat menjadi rujukan bagi yang mengalami bisul yaitu menggunakan air hangat sekitar 32-35 derajat celcius. Fungsi air hangat sebagai upaya agar pori-pori dapat terbuka dan sekaligus toksin dapat keluar dengan mudah. Air hangat juga dapat membantu menyembuhkan sakit otot dan membantu menjaga usus besar bekerja dengan baik. Anjuran waktu yang baik bila menggunakan air hangat yaitu mandi selama 10 hingga 20 menit.

Dengan begitu, bagi penderita bisul yang tidak menyukai menggunakan obat bisul tersebut, dapat memilih alternatif lain. Salah satunya dengan terapi mandi air hangat yang dimana terdapat manfaat ganda yang dirasakan, yaitu kesegaran dan mencegah timbulnya penyaki bisul. Terima kasih, semoga bermanfaat.